Peresmian Kantor Forum KIM dan Penyerahan Seragam Forum KIM

Pentingnya tempat untuk berkumpulnya FORUM KIM dalam menyatukan semangat menghidupkan KIM Kelurahan agar lebih solid, maka pada tanggal 11 September 2015 bertepatan hari Jumat Pon pembina KIM beserta jajarannya bapak Ir. Bambang Nugraha selaku Kabid SKDI Kominfo Kota Malang telah meresmikan gedung FORUM KIM yang letaknya menjadi satu dengan Gedung Telecenter Kominfo Kota Malang di Jl. Mayjend Sungkono. sebelah selatan G.O.R. Kenarok.

Lebih lanjut apa yang menjadi harapan Pembina KIM dan para anggota,semoga gedung yang baru saja direnofasi itu bisa digunakan tempat bersilaturahmi dan komunikasi anggota Forum KIM.

Diacara yang sama pula di tandai dengan pemotongan nesi tumpeng sekaligus penyerahan seragam Forum KIM dari Pembina KIM kota Malang Bp. Ir.Bambang Nugraha kepada Ketua Forum KIM Bp. Sugeng.image

 

PENTINGNYA TANAMAN OBAT KELUARGA (TOGA) DALAM LINGKUNGAN MASYARAKAT.

imageTanaman obat keluarga (disingkat TOGA) adalah tanaman hasil budidaya rumahan yang berkhasiat sebagai obat. Taman obat keluarga pada hakekatnya adalah sebidang tanah, baik di halaman rumah, kebun ataupun ladang yang digunakan untuk membudidayakan tanaman yang berkhasiat sebagai obat dalam rangka memenuhi keperluan keluarga akan obat-obatan.Kebun tanaman obat atau bahan obat dan selanjutnya dapat disalurkan kepada masyarakat, khususnya obat yang berasal dari tumbuh-tumbuhan.Budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat memacu usaha kecil dan menengah di bidang obat-obatan herbal sekalipun dilakukan secara individual.Setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman obat secara mandiri dan memanfaatkannya, sehingga akan terwujud prinsip kemandirian dalam pengobatan keluarga.

Sumber: ensiklopedia

Dinas Kesehatan Kota Malang

Menuju Malang Kota Sehat

 

Kota Malang menjadi salah satu pemerintah daerah di Indonesia yang pernah mendapatkan penghargaan kota sehat pada beberapa tahun yang lalu. Bahkan pada tahun 2013, Kota Malang mendapatkan Swastisaba Wistara, penghargaan tertinggi untuk kategori kota sehat. Ini adalah pernghargaan yang membanggakan bagi seluruh warga Kota Malang tentunya. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Malang akan berdaya upaya untuk mempertahankan prestasi ini agar dapat memberikan kebaikan kepada seluruh masyarakat Kota Malang.

Untuk mencapai kota sehat dengan kategori swastisaba wistara, ada 7 (tujuh) tatanan sebagai indikator khusus yang harus dicapai, yaitu :

  1. Pemukiman, sarana dan prasarana sehat.
  2. Kehidupan masyarakat sehat yang mandiri.
  3. Pariwisata sehat.
  4. Kehidupan sosial yang sehat.
  5. Industri dan perkantoran yang sehat.
  6. Ketahanan pangan dan gizi.
  7. Sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi yang sehat.

Untuk tahun 2015, tatanan baru yang dipilih oleh Tim Pembina Kota Sehat dan Forum Malang Kota Sehat adalah sarana lalu lintas, tertib dan pelayanan transportasi sehat dengan leading sektor Dinas Perhubungan Kota Malang.

Oleh karena itu, pada hari Rabu – Jumat tanggal 19 – 21 Agustus 2015, Kota Malang mendapat kunjungan dari Tim Verifikasi Program Kota Sehat Tingkat Nasional untuk melakukan penilaian terhadap Kota Malang. Tim ini terdiri dari 6 orang, yaitu 3 orang dari Kementerian Kesehatan RI dan 3 orang dari Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur. Pada hari pertama, tim verifikasi lansung ditemani oleh Walikota Moh. Anton berkeliling mengunjungi beberapa tempat untuk dilakukan verifikasi.

Diantara tempat yang dikunjungi untuk dilakukan verifikasi adalah : Merbabu Familiy Park, Taman Cerdas Trunojoyo, SMAN 7 Kota Malang sebagai sekolah adiwiyata tingkat nasional, Posyandu Alpukat di Kelurahan Tanjungrejo, Kampung Pelopor Gerakan Menabung Air dan Rintisan Kampung Organik di Kelurahan Purwantoro, dll. (AZ)

sumber : http://dinkes.malangkota.go.id/

Info: Butuh Bantuan Polisi ??

Kejahatan bisa dimana saja, juga bisa terjadi kapan saja dan pada siaps saja.
Untuk khusus warga kota Malang.
Apabila anda membutuhkan kehadiran polisi, melihat, mengalami atau mendengar peristiwa pidana, kemacetan atau apapun yg membutuhkan kehadiran polisi,
Silahkan telp, sms, WA atau email ke
0811-35-35-110
Email.
pengaduanpolresmakota@yahoo.com
pengaduanpolresmakota@gmail.com
5 menit kami polisi akan datang ke tempat anda.
Terima kasih.
Kasat Polres Malang Kota

Rilis Media: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia ( WALHI ) Jawa Timur

WALHI Jatim Menangkan Sengketa Infomasi Terkait Tambang Pasir Besi di Kawasan Lindung

Jumat (04/09/2015), Majelis Sidangimage Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur yang menyidangkan sengketa informasi yang diajukan oleh Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Jawa Timur terkait perijinan pertambangan pasir besi di wilayah Pantai Wonogoro, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang telah membacakan putusan perkara tersebut. Dalam amar putusannya, Majelis Sidang Komisi Informasi Provinsi Jawa Timur menyatakan:
Mengabulkan permohonan pemohon (WALHI Jawa Timur) untuk seluruhnya, menyatakan bahwa dokumen UKL/UPL adalah informasi yang terbuka dan dapat diakses oleh pemohon.

Memerintahkan kepada termohon (BLH Kabupaten Malang) untuk memberikan seluruh data dan informasi sebagaimana paragraf diatas paling lambat 10 hari kerja sejak keputusan ini berkekuatan hukum tetap

Permohonan sengketa informasi ini diajukan karena permintaan informasi yang diajukan WALHI Jatim pada tanggal 27 Oktober 2014 terhadap Badan Lingkungan Hidup (BLH) tidak mendapatkan tanggapan informasi yang dibutuhkan.

Pantai Wonogoro di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang menurut Perda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Malang berada dalam zona konservasi dan kawasan lindung dalam bentuk sempadan pantai dengan kriteria perlindungan terumbu karang.

Kemunculan usaha pertambangan diwilayah yang telah dinyatakan sebagai kawasan lindung ini yang mendasari pertimbangan WALHI Jatim mengajukan permohonan sengketa informasi, untuk mencari tahu lebih lanjut bagaimana status perijinan pertambangan pasir besi di wilayah Pantai Wonogoro, yang patut diduga berpotensi menimbulkan kerusakan ekosistem pantai dan terumbu karang yang dapat mempengaruhi keberlanjutan lingkungan hidup dan kehidupan sosial masyarakat di sekitarnya.

Karena Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 5 Tahun 2012, terutama jika kita memperhatikan Lampiran, I bagian K, angka 7 dengan jelas menyatakan bahwa semua pertambangan yang berpotensi menimbulkan dampak pada ekosistem di pesisir dan laut merupakan jenis kegiatan yang wajib AMDAL.

Sehingga jika merujuk pada fakta persidangan bahwa pertambangan pasir di kawasan Pantai Wonogoro tidak memiliki AMDAL melainkan hanya UKL/UPL saja maka nampak telah terjadi pelanggaran pada kegiatan pertambangan tersebut.

Apalagi jika kita melihat kepada UU No. 27 tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, serta Keppres No. 32 tahun 1990 tentang Pengelolaan Kawasan Lindung, dan Perda No. 3 tahun 2010 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Malang, maka dengan jelas dinyatakan bahwa Kawasan Pantai Wonogoro adalah kawasan lindung dan karenanya tidak diperbolehkan diperuntukkan bagi aktivitas pertambangan.

Oleh sebab itu, keengganan BLH Kabupaten Malang selama ini membuka dokumen lingkungan terkait aktivitas pertambangan di Pantai Wonorogo layak menjadi tanda tanya besar.

Aktivitas pertambangan yang tidak mengindahkan keselamatan lingkungan telah lama menjadi momok mengerikan bagi kelestarian kehidupan di berbagai wilayah. Bahkan menurut catatan WALHI Jatim, sejak awal 2014 hingga sekarang, telah tercatat sedikitnya ada 139 kejadian bencana ekologis di seluruh Jawa Timur.

Hal ini menunjukkan peningkatan dari catatan tahun sebelumnya yang hanya mencatat 124 kejadian bencana ekologis. Bencana ekologis adalah akumulasi krisis ekologis yang disebabkan oleh ketidakadilan lingkungan dan gagalnya sistem pengurusan alam.

Pembiaran, atau bahkan pelanggaran perijinan terhadap wilayah yang mempunyai nilai penting secara ekologis tidak bisa terus dibiarkan.

Kita tengah menghadapi konsekuensi dari semakin banyaknya wilayah-wilayah lindung yang rusak dengan bentuk peningkatan jumlah bencana ekologis setiap tahunnya di Jawa Timur.

Oleh sebab itu, dengan dibacakannya putusan ini, WALHI Jawa Timur meminta BLH Kabupaten Malang untuk segera menyerahkan dokumen UKL/UPL terkait pertambangan pasir besi di wilayah Pantai Wonogoro, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang sesuai amanat persidangan.

Karena kebutuhan membuka dokumen lingkungan pada usaha pertambangan pasir besi ini ditujukan sebagai bagian dari upaya pemantauan praktek pertambangan yang ada dan menjadi bagian dari usaha besar penurunan resiko bencana ekologis dan penyelamatan ruang hidup rakyat.

SARASEHAN FORUM KELOMPOK INFORMASI KOTA MALANG 2015

imagePeran Forum Kelompok Informasi Masyarakat Dalam Pemba gunan Kota Malang.

Kembali Kominfo Kota Malang selaku pembinaan KIM ( Kelompok Informasi Masyarakat ) memberikan fasilitas dalam pembentukan Forum KIM Kota Malang yang sempat fakum.

Suatu kehormatan dalam acara tersebut dihadiri Pejabat Kominfo Jawa Timur. Dalam hal ini diwakili oleh Bu Ambar Kabid Jaringan Komunikasi Pemerintahan Jawatimur.

Salah satu manfaat dari sarasehan Forum KIM ini adalah untuk membentuk struktur organisasi dari Forum agar kembali solid untuk kinerja Forum KIM kedepannya.

Tentu saja KIM OBAMA juga mengirimkan delegasinya untuk mewaki anggota  KIM OBAMA, diwakili Pak Muji dan Pak Solikin.

Lomba Cipta Menu

Lomba makanan PKK Kelurahan Bareng.

Dalam rangka menyambut ulang tahun Kota Malang yang ke 101 pada tanggal 1 April, PKK Kelurahan Bareng bekerjasama dengan Pos Daya telah mengadakan “Lomba Cipta Menu” yang diadakan tanggal 21 Maret 2015 di balai RW.04 Kelurahan Bareng. Lomba ini telah diikuti oleh 8 PKK RW se-Kelurahan Bareng.

Dari Lomba tersebut pemenangnya akan mewakili kelurahan Bareng ke tingkat Kota yang akan diadakan di Lapangan Bela Negara(Rampal) Malang.

 

IMG_0102

Dari Lomba tersebut masing-masing peserta menampilkan atau menyajikan menu yang bermacam-macam cita rasa yang khas. Dan menurut keputusan juri yang menjadi pemenangnya adalah Ibu-ibu PKK dari RW.01.