Icon Baru Tujuan Wisata Di Kota Malang Bernama Pasar Seni Bareng

Berwisata atau Traveling pada era sekarang sudah menjadi sebuah gaya hidup masyarakat yang bukan hanya menjalankan kegiatan sebagai hobi tapi juga sebagai sarana untuk melepas stres setelah menjalankan rutinitas sehari-hari.

Terkait dengan hal ini para Seniman yang tergabung dalam Komunitas Lintas Seni Budaya Malang yang diketuai Ki Joko Rendi mengadakan kegiatan Bursa dan Pameran Seni Rupa pada Sabtu tgl. 11 Jan 2020 sampai tgl. 18 Jan 2020 yang bertempat di Pasar Seni Bareng lantai 3 ( PaSeBar ) beralamat di Jln. Terusan Ijen Malang.

Tujuan diadakan kegiatan tersebut diharapkan keberadaan Pasar Seni Bareng mampu menjadi daya tarik dan destinasi wisata baru bagi para wisatawan yang berkunjung ke Kota Malang, Jawa Timur

Bursa dan Pameran dibuka serta diresmikan oleh Walikota Malang Drs. H. Sutiaji pada jam 11.00 wib
Dalam sambutannya beliau menyampaikan dan berharap bahwa keberadaan Pasar Seni Bareng bisa diakui oleh masyarakat agar menjadi salah satu icon dan menjadi tujuan wisata kota Malang yang berdampak pada ekonomi kerakyatan.

Pada kesempatan tersebut pula Walikota Malang Drs. H. Sutiaji yang didampingi oleh dinas terkait mengadakan dialog terbuka dengan para Seniman dan wakil dari pedagang Pasar Seni Bareng serta masyarakat.

Hasil dari dialog tersebut memunculkan beberapa masukan sebagai berikut :
1. Batik khas Malangan agar dipergunakan pada lingkup ASN dan sekolahan.

2. Kegiatan Pasar Seni bisa menjadi magnet untuk mengangkat ekonomi kreatif Kota Malang.

3. Diperkuatnya kerja sama antara semua komponen yang ada untuk mengembangkan Pasar Seni Bareng.

KIM Obama dalam hal ini mengharapkan agar kedepannya Pasar Seni Bareng bisa menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Kota Malang

Semoga keinginan komunitas para seniman di Pasar Seni Bareng dapat terwujud sebagai tujuan Kota Wisata Malang.

Demikian team KIM OBAMA mengabarkan

Rumput Liar  Sebagai Pengganggu Budidaya Taman Toga Harus Dibersihkan.

Tanaman Obat Keluarga (TOGA) merupakan jenis tanaman yang mempunyai kha\nsiat penyembuhan herbal dan bisa dibudidayakan di pekarangan rumah atau lahan sempit.

Seiring perjalanan waktu budidaya tanaman obat untuk keluarga (TOGA) dapat dijadikan peluang usaha kecil dan menengah di bidang herbal baik dilakukan secara individual maupun kelompok. Dalam setiap keluarga dapat membudidayakan tanaman TOGA secara mandiri yang dapat dimanfaatkan bagi pengobatan keluarga.

Terkait dengan itu sekelompok ibu-ibu warga RW VII melakukan kegiatan kerja bakti bersih-bersih Taman Toga di area kosong sebelah Balai RW VII Kel. Bareng yang beralamat di Jln. I.R.RAIS Gang 2 no 49 Kota Malang pada hari Minggu tgl 5 Januari 2020 jam 08.00 wib hingga selesai.

Kegiatan tersebut diprakarsai oleh Ketua PKK RW VII Kel Bareng yakni Ibu Winarsih.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membersihkan gulma/ rumput ilalang atau semak-semak agar tidak menutupi Taman Toga yang ada. Sehingga akan kelihatan lebih bersih dan optimal pertumbuhan tanaman Toganya.

Adapun untuk mempermudah dalam pengelolaannya maka lahan Toganya dikelola oleh 6 RT di wilayah RW VII.

Ada beberapa jenis Tanaman yang ditanam diarea Taman Toga yaitu Serai, Sirih, Jahe, Kunyit, Kencur, Daun dewa , Cincau Hijau. Serta sayuran seperti Terong , Tomat, Cabe Rawit, Labu Siam, Sawi, Kacang Koro.

Semoga saja kegiatan seperti ini rutin dilakukan agar Taman Toga dapat terpelihara secara Baik.

Demikian KIM Obama melaporkan.

Lahan Pembuangan Sampah Diubah Menjadi Taman RW VI Yang Indah dan Bersih Serta Instagrammable

Memiliki taman yang indah di sekitar kita tentunya bisa membuat suasana lingkungan semakin terlihat asri.

Sebuah taman akan semakin asri bila ada suara gemercik air kolam ikan hias diantara aneka warna warni indahnya tanaman bunga yang tertata rapi.

Adanya jalan setapak tentunya diperlukan pada saat merawat taman. Harapannya jangan sampai menginjak rumput yang ada.

Salah satu impian warga RW VI Kel. Bareng adalah memiliki taman yang indah maka diputuskan secara bersama disekitar area Jln. Wuni RW VI ( Belakang Masjid Al Ikhlas ) yang berbatasan dengan RW V Jln. Kepundung.

Bapak Rama selaku ketua RW VI bersama dengan ibu-ibu PKK RW VI mengajukan anggaran untuk pembangunan taman melalui musrenbang Kel. Bareng sejak tahun 2017.

Tepat awal bulan Desember 2018 pengajuan tersebut disetujui maka mulailah pembangunan Taman RW VI.

Menurut Bpk. Rama selaku Ketua RW VI dipilihnya area tersebut selain dekat aliran sungai juga karena sering dijadikan tempat pembuangan sampah oleh warga yang tidak bertanggung jawab terhadap menjaga kebersihan lingkungannya.

Harapan beliau dengan dibangunnya Taman tersebut, para warga sudah tidak ada lagi yang membuang sampah sembarang diarea tersebut.

Syukur alhamdulillah dengan adanya taman yang asri sudah tidak tampak lagi tumpukan sampah yang baunya sangat menyengat hidung warga disekitar.

Semoga saja setelah dibangunnya Taman RW VI dapat dirawat bersama secara baik. Sehingga dapat dijadikan destinasi kebanggaan warga disekitar khususnya dan warga Kel. Bareng pada umumnya.

Demikian Team Obama Memberitakan.

Indahnya lukisan Payung Acrylic yang sangat menawan.

Pada musim penghujan setiap orang yang keluar rumah pasti membutuhkan payung sebagai alat untuk berlindung dari guyuran air hujan.

Keindahan lukisan sebuah payung hujan akan menambah kebanggaan bagi pemiliknya.

Bpk. Wahyu Susilo alias P. Nanang warga RT 03 RW VIII Kel. Bareng memiliki kemampuan melukis payung dengan menggunakan Cat Acrylic.

Mengapa menggunakan cat Acrylic ?
Karena jenis Cat Acrylic teksturnya dapat berubah menjadi keras dan kaku pada saat kering. Adalah sangat cocok dijadikan media lukis pada payung karena tahan terhadap air.

Ciri khas cat Acrylic cepat mengering. Kebanyakan warnanya akan sedikit berbeda dengan warna aslinya.

Karena sifat cat Acrylic cepat kering, hal ini yang mendasari Pak Wahyu untuk menyalurkan hobinya melukis payung yang bernilai ekonomis.

Sebenarnya status pekerjaan Pak. Wahyu adalah sebagai seorang Guru di SMPN 24 Jurusan Guru IPA.

Pak Wahyu dalam menjalankan hobbynya hanya pada saat ada waktu luang. Rumahnya di Jl. Bareng Raya II no. 340 RT 03 RW VIII Malang.

Proses pengerjaan sebuah payung Acrylic kurang lebih memerlukan waktu 1 jam.

Payung lukis Acrylic yang sudah jadi ukuran payung besar Rp. 65.000,- sedang ukuran payung kecil Rp. 50.000,-

Bagi yang ingin pesan bisa menghubungi nomor telp 083834675704.

Semoga Payung Lukis di RT 03 RW VIII menjadi salah satu Icon di wilayah Kel. Bareng.

Demikian Team Obama memberitakan

Kopi Bumbung Gula Jawa Sungguh Berkhasiat dan Nikmatnya Buat Badan Terasa Melambung.

Minuman kopi saat ini lagi banyak digandrungi semua kalangan.
Mulai dari kalangan remaja, bapak-bapak dan bahkan ibu-ibu, sering dijumpai minum kopi di caffe ataupun warung kopi didalam kampung.

Banyak fihak yang telah membuka usaha minuman kopi dengan berbagai jenis kopi maupun kenikmatan rasanya.
Sebuah usaha yang kedepannya sungguh dapat menjanjikan keuntungan.

Terkait hal tersebut, Pak Wahyudi salah seorang warga RT 15 RW VIII Kel. Bareng telah mampu menciptakan inovasi rasa minuman kopi yang khas diberi nama Kopi Bumbung.

Bagi para penggemar mimunaman kopi yang memginginkan sensasi rasa minuman Kopi Bumbung
bisa menuju Jln. Bareng Raya 2N nomor 15 RT 15 RW VIII atau pesan melalui nomor HP. 081235819722.

Awal munculnya ide berjualan Kopi Bumbung pada saat di PHK dari pekerjaannya. Sedang nama Bumbung diambil ketika melihat bambu yang bisa dijadikan cangkir kopi karena kesan alami dan ramah lingkungan.

Karena keterbatasan modal usaha, hingga kini Pak Wahyudi belum memiliki kedai Kopi Bumbung secara permanen.

Namun Kopi Bumbungnya sudah cukup familier bagi penggemarnya saat berjualan di Car Free Day setiap Minggu Pagi yang mangkalnya di sekitar jln. Retawu Kota Malang.

Aneka rasa minuman Kopi Bumbung segelasnya hanya dipatok seharga Rp. 3.000,-.

Sungguh harga yg sangat murah bila dilihat dari proses racikan dan kenikmatan khas rasa Kopi Bumbungnya.

Usaha ini diawali sejak tahun 2011 dengan menggunakan jenis kopi campuran antara Robusta dan Arabica. Agar memiliki rasa khas kemudian dicampur Gula Jawa Aren.

Sedang untuk aneka rasa yang digunakan berasal dari rasa buah-buahan dan rempah rempah.

Sampai akhirnya ditemukan racikan yang pas sehingga Minuman Kopi Bumbung dijadikan minuman kebanggaan Bpk. Wahyudi.

Semoga saja Kopi Bumbung akan menjadi salah satu icon jenis minuman dari Kel. Bareng yang bernilai ekonomis.

Demikian Team Obama memberitakan.