Peran Penggunaan Media Sosial Secara Bijak dalam Diseminasi Informasi Publik.

Bertempat di Kantor Kelurahan Gading Kasri, Kota Malang Dikominfo Prov. Jatim pada Selasa tgl. 10 Des 2019 jam 18.00 bbwi mengadakan pertemuan dengan para anggota KIM se Kota Malang. Tujuan pertemuan adalah untuk menyampaikan materi Bijak Bermedia Sosisal.

Sebagai narasumber penyampai materi adalah sbb:
1. M. Himawan Sutanto, S.Sos., M.Si (Kaprodi Ilmu Komunikasi UMM)

2. Eko Setiawan Dinas Kominfo Prov. Jatim.

Dalam presentasinya Bpk. Himawan mengatakan bahwa Indonesia menduduki rangking 6 Dunia dalam pengguna internet pada tahun 2018. Sehingga bisa dikatakan bahwa masyarakat Indonesia setiap hari terkoneksi dengan dunia internet.

Sedang perangkat yang digunakan untuk terkoneksi dengan internet paling besar adalah Telepon Seluler. Untuk Media Platform yang sering Diakses adalah Facebook, Instragram dan Youtube.

Terkait dengan permasalahan tersebut, pemerintah telah mengesyahkan UU terkait dengan Informasi dan Transaksi Elektronik nomor 11 Tahun 2008 yang bertujuan untuk memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi pengguna dan penyelenggara Teknologi Informasi.

Selain itu Bpk. Himawan menyampaikan tips aman dari Jerat Pasal 27 ayat 3 UU ITE yaitu sbb :

1. Ketika menulis status di sosial media, sms dan BBM usahakan tidak bermuatan penghinaan.
2. Berhati-hati bila menuliskan keluhan di sosial media.
3. Jika ingin menulis keluhan di sosial media jangan menuliskan dengan jelas nama orang atau instansinya.
4. Mencemarkan nama baik orang yang sudah meninggal pun dapat dipidana dengan pencemaran nama baik.
5. Belum ada perangkat hukum yang bisa melindungi jurnalisme warga dari pasal pencemaran nama baik.

Kesalahan dalam menginformasikan tentang seseorang melalui media elektronik sungguh sangat besar dosanya.
Karena informasi akan tersebar keseluruh penjuru dunia.

Oleh sebab itu hindari berita bersifat Hoax yang dapat merugikan fihak-fihat tertentu.

Demikian presentasi yang disampaikan oleh para narasumber semoga saja kita semua dapat secara bijak menggunakan sosial media agar tidak terjerat pelanggaran hukum.
Team Obama memberitakan.