Kegiatan Positif Anak Belajar Membuat Pupuk Organik Dari Sampah Basah Rumah Tangga

Dalam rangka mengajak kegiatan yang positif anak-anak diwaktu luang daripada bermain gadget maka pada hari Sabtu tgl 23 Nov 2019 jam 10.00 WIB bertempat di rumah warga Bu Toha RT 14 RW 08 diadakan kegiatan mengelola sampah basah rumah tangga.

Kegiatan tersebut dipersembah oleh Rumah Qur’an Peduli Lingkungan dengan narasumbur Ibu Tita dari TRB ( Tani Remen Budaya ) Malang.

Lebih lanjut dijelas oleh Ibu Tita bahwa manfaat dari sampah basah rumah tangga adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan kesuburan tanah
2. Memperbaiki kualitas hasil panen
3. Membatasi pertumbuhan hama tanaman
4. Ramah lingkungan
5. Mengurangi jumlah sampah organik
6. Membantu pemerintah mengolah sampah rumah tangga
7. Mengurangi bau tidak sedap sampah
8. Melestarikan lingkungan

Sampah rumah tangga ada 2 yaitu bisa diolah menjadi pupuk organik dan tidak bisa diolah menjadi pupuk organik.

Sampah rumah tangga yang tidak bisa dijadikan Pupuk organik, Pasalnya, ada beberapa sampah organik yang tidak punya kontribusi dalam pembuatan pupuk kompos seperti

1. Minyak goreng
2. Tumbuhan yang terkena penyakit
3. Kertas kado berbahan metalik
4. Kaca
5. Kardus makanan dan minuman berbahan metal

Beberapa sampah rumah tangga yang dapat diubah menjadi pupuk organik ini di antaranya ialah:

1.Sampah sisa makanan mulai dari sayur-sayuran hingga sisa bumbu dapur
2. Kertas bekas maupun tisu yang sudah tak terpakai lagi
3. Dedaunan serta rumput
4. Potongan kayu

Semoga kegiatan positif ini dapat dijadikan pelajaran ke anak-anak dan semuanya bahwa sampah rumah tangga masih bisa dimanfaatkan. Demikian team Obama memberitakan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *