RAPAT PENGURUS RUMAH DATA KAMPUNG KB KEL. BARENG YANG  MULAI MENGELIAT.

Bertempat di rumah Bpk. DR. Juni Hartono, M.Si selaku ketua Rumah Data Kampung KB Kel. Bareng pada hari Rabu tgl. 27 Nov 2019 malam telah diadakan rapat koordinasi pengurusnya. Selaku narasumber adalah Ibu Erny dari PLKB Kel. Bareng.

Dalam rapat tersebut dibahas rencana Operasional Rumah Data Kampung KB Kel. Bareng kedepannya.
Adapun hasil pertemuan tersebut antara lain :
1. Mengoptimalisasikan Pokja Kampung KB Kel. Bareng.
2. Perlu sinergi dgn dinas-dinas terkait.
3. Penggalangan dana swadaya dari para anggotanya terkumpul sebesar Rp. 720.000,- sebagai modal awal.
4. Perlu dilakukan renovasi kantor Rumah Data Kampung KB Kel. Bareng dalam bentuk pengecatan.
5. Segera melakukan pengumpulan data-data terkait dengan kegiatan Rumah Data Kampung KB Kel. Bareng.

Diharapkan sebelum akhir tahun 2019 Rumah Data Kampung KB Kel. Bareng sudah dapat beroperasional.

Kampung KB Kel. Bareng diberi nama Melati, yang artinya melayani sepenuh hati.

Adapun Mottonya :
Menyediakan informasi Data yang Aktual dan Valid untuk menunjang Pengambilan Keputusan yang cepat dan tepat.

Semoga rencana memiliki ruangan khusus Rumah Data KB Kel. Bareng dapat segera terwujud.

Team Obama memberitakan.

Outbond Meningkatkan kinerja  Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Bareng.

Kelurahan Bareng Kecamatan Klojen Kota Malang selama 2 hari mulai Jumat dan Sabtu tgl 22 – 23 Nov 2019 telah melakukan kegiatan outbond di Taman Dolan Batu.
Adapun temanya adalah : Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Bareng

Dalam kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua RW dan Ketua Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan Bareng yang pelaksanaannya didamping oleh Bapak Dwi Cahyono, ST dan seluruh staff Kelurahan Bareng.

Tujuan kegiatan outbond tersebut adalah memotivasi para anggota lembaga kemasyarakatan Kelurahan Bareng agar tetap bersemangat untuk menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelayan masyarakat.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Bapak Camat Klojen Heru Mulyono, SIP.MT.
Sedangkan sebagai motivatornya Bapak Satriya dari Kampung Dolan.

Semoga dengan mengikuti kegiatan tersebut dapat memotivasi para ketua RW dan Ketua Lembaga Masyarakat serta ASN Kelurahan Bareng dalam melayani masyarakat lebih baik.

Demikian Team Obama memberitakan.

Kegiatan Positif Anak Belajar Membuat Pupuk Organik Dari Sampah Basah Rumah Tangga

Dalam rangka mengajak kegiatan yang positif anak-anak diwaktu luang daripada bermain gadget maka pada hari Sabtu tgl 23 Nov 2019 jam 10.00 WIB bertempat di rumah warga Bu Toha RT 14 RW 08 diadakan kegiatan mengelola sampah basah rumah tangga.

Kegiatan tersebut dipersembah oleh Rumah Qur’an Peduli Lingkungan dengan narasumbur Ibu Tita dari TRB ( Tani Remen Budaya ) Malang.

Lebih lanjut dijelas oleh Ibu Tita bahwa manfaat dari sampah basah rumah tangga adalah sebagai berikut:

1. Meningkatkan kesuburan tanah
2. Memperbaiki kualitas hasil panen
3. Membatasi pertumbuhan hama tanaman
4. Ramah lingkungan
5. Mengurangi jumlah sampah organik
6. Membantu pemerintah mengolah sampah rumah tangga
7. Mengurangi bau tidak sedap sampah
8. Melestarikan lingkungan

Sampah rumah tangga ada 2 yaitu bisa diolah menjadi pupuk organik dan tidak bisa diolah menjadi pupuk organik.

Sampah rumah tangga yang tidak bisa dijadikan Pupuk organik, Pasalnya, ada beberapa sampah organik yang tidak punya kontribusi dalam pembuatan pupuk kompos seperti

1. Minyak goreng
2. Tumbuhan yang terkena penyakit
3. Kertas kado berbahan metalik
4. Kaca
5. Kardus makanan dan minuman berbahan metal

Beberapa sampah rumah tangga yang dapat diubah menjadi pupuk organik ini di antaranya ialah:

1.Sampah sisa makanan mulai dari sayur-sayuran hingga sisa bumbu dapur
2. Kertas bekas maupun tisu yang sudah tak terpakai lagi
3. Dedaunan serta rumput
4. Potongan kayu

Semoga kegiatan positif ini dapat dijadikan pelajaran ke anak-anak dan semuanya bahwa sampah rumah tangga masih bisa dimanfaatkan. Demikian team Obama memberitakan.

Puskesmas Bareng Disurvey Dalam Rangka Akreditasinya

Puskemas Bareng yang terletak di jln. Bareng Tenes IV A 639 Malang selama 3 hari mulai tgl 21 Nov hari Kamis sampai tgl. 23 Nov 2019 disibukan dengan kegiatan survey dari Team Surveior Reakreditasi FKTP ( Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama ) Jakarta .

Adapun Team survior terdiri dari 3 orang yaitu

1. Abdul Kadar , SKM, M.Kes

2. dr. Djoko Mardijanto, M.Kes

3. dr. Erna Swadesi, M.Kes

Acara dibuka pada hari Kamis jam 08.00 pada tgl 21 Nov 2019 yang mana di hadiri oleh pejabat terkait di wilayah kerja Puskesmas Bareng yaitu Kel. Bareng, Kel. Kasin, Kel. Sukoharjo dan Kel. Gading Kasri; Ketua PKK serta team dari Puskesmas.

Dalam sambutannya team surveior menyampaikan bahwa tujuan diadakan survey yaitu

1. Meningkatkan Mutu Pelayanan kesehatan dan keselamatan pasien.

2. Meningkatkan Perlindungan bagi sumber daya manusia kesehatan masyarakat dan lingkungan serta FKTP.

3. Meningkatkan kinerja FKTP dalam pelayanan kesehatan.

Melalui peningkatan dan pembinaan mutu kinerja Yankes FKTP secara berkesinambungan terhadap :

1. Sistem Manajemen.

2. Sistem Manajemen Mutu.

3. Sistem penyelenggaraan pelayanan dan program.

4. Sistem manajemen risiko.

Semoga hasil survey Puskesmas Bareng memperoleh nilai akreditasi yang lebih baik dan menjadikan sarana pilihan pengobatan pertama di wilayah kerjanya.

Team KIM Obama mengabarkan.

STRUKTUR ORGANISASI

STRUKTUR ORGANISASI KIM OBAMA PERIODE TAHUN 2019 SAMPAI DENGAN 2022
KETUA :  DR. Juni Hartono, M.Si
Wakil Ketua :  Topang Hariyudi, S.Hut
SEKRETARIS :  Sekar Ajeng Dyah Larasati
BENDAHARA :  Susiani Ningwastutik

BIDANG PENGUMPULAN DATA/INFORMASI :

  1. Meidhi Wiriyoko
  2. Totok Hartoyo

BIDANG PENGOLAHAN DATA/INFORMASI

  1. M. Fauzi, SH
  2. Anna Fardhina
  3. Renny Puspitasari

BIDANG PENYEBARAN DATA/INFORMASI

  1. Fiona Rose Firta
  2. M. Aldiki Febriantono, ST, M.T
  3. Sulistyoningsih

BIDANG UMUM

  1. Drs. Kurniawan
  2. Sanadi
  3. Duitarama, SH

BIDANG LAIN-LAIN

  1. M. Calvin Aditia
  2. Soni Rudi Santosa

Sosialisasi Bantuan Sosial PSKS dan Masyarakat

Terkait dengan permasalahan PSKS ( Program Simpanan Keluarga Sejahtera) maka pada hari Kamis tgl. 21 Nov 2019 jam 08.00 bertempat di Hotel Gajah Mada diadakan pertemuan untuk Sosialisasi Bantuan Sosial Bagi PSKS dan Masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh pejabat terkait dan tokoh masyarakat dilingkungan Kec. Klojen

Tujuan diadakan Sosialisasi Bantuan Sosial Bagi PSKS dan Masyarakat adalah : mensinkronkan data warga untuk mendapatkan bantuan dari tingkat bawah, Jangan sampai bantuan salah sasaran.

Macam-macam Bansos :
1. PKH dengan komponen : Anak usia dini; anak usia TK; usia sekolah SD,SMP dan SMA; Lansia dan disabilitas.
2. PBI JKN/ PBI-D
3. BPNT
4. RASDA /mulai tahun 2020 diganti dengan BPNT Daerah
5. Bantu LU
6. ASDP (Bantuan untuk penyandang Disabilitas)
7. Bantuan Pangan Bagi Lansia Terlantar /tidak Potensial dan Disabilitas
8. Rantang Lansia

Indikator Variabel keluarga Prasejatera dapat diajukan dalam Muskel/Musdes dan ini wajib dilakukan

Penonaktifan PBI JKN ( Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional ) ada karena belum optimal dalam verval ( Verifikasi dan Validasi ).Untuk itu Lurah, RW, dan RT dapat membantu PUSKESSOS dalam melakukan verval. Dengan door to door
PKH ( Program Keluarga Harapan ) tidak diusulkan melalui SIKS-NG.
Sistem informasi SIKS-NG yaitu suatu sistem informasi yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pengumpulan, pengolahan, penyajian, dan diseminasi data kesejahteraan sosial terpadu yang dilaksanakan secara berjenjang dan berkesinambungan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

Untuk usulan BPNT ( Bantuan Pangan Non Tunai ) Daerah, data harus sudah final di bulan Desember. Pengumpulan data melalu musyawarah Kelurahan (muskel) agar tidak salah sasaran atau dengan kata lain agar dalam penyaluran bantuan harus sesuai dengan prosudur yang tepat sasaran, tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat manfaat.

Semoga saja program yang bagus dan baik ini berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. Team Obama.

Apakah  Masih Diperlukan Musrenbang ?

Ada dua latar belakang teori pembuatan perencanaan kebijakan yang sudah banyak dikenal yakni, Top Down Planning dan Battom Up Planning.
Dalam rangka mendapatkan keberhasilan pembangunan kehidupan masyarakat satu sisi diperlukan Kebijakan dari atasan yaitu Pemerintah, disisi lain perencanaan yg berdasarkan kebutuhan riil dari kearifan lokal (Lokal Wisdom) di tengah masyarakat.

Bila ada pertanyaan masih perlukah musrenbang itu ?

Jawabnya Ya masih sangat diperlukan

Musrenbang adalah sebagai wahana mediasi untuk menghasilkan titik temu antara perencanaan yang diinginkan Pemerintah Daerah Kota Malang (dalam bentuk Perwal).

Sementara disatu sisi perlu didengar pula keinginan dan aspirasi masyarakat marginal.

Apabila benar-benar ada kebutuhan pembangunan masyarakat yang tidak tercantum dalam daftar uraian kegiatan, maka masih dapat dimusyawarahkan bersama.

Oleh karena itu diperlukan Sinergi dalam pembuatan perencanaan pembangunan fisik maupun non fisik yang ideal bagi masyarakat.

Hal ini disampaikan pada acara Sosialisasi Pra Musrenbangkel menuju musrenbang Kota Malang tahun 2020 pada hari Rabu, 20 November 2019 mulai pukul 19.00 hingga 22.00 an.
Pertemuan dihadiri oleh Bpk. Dony Sandito, SSTP, MAP. BARENLITBANG , Bpk Budi Kabag. Pemerintahan Kota Malang, Bpk. Heru Camat Klojen, Bpk. Lurah, ketua RW se Kec. Klojen dan team Faskel.

Adapun Anggaran pembangunan dapat diperoleh dari 4 pintu yaitu Pertama, APBD melalui dinas-dinas yang ada. Kedua dari kelurahan baik DAU Tambahan Rp. 366.000.000 dan 5 % dari APBD. Ketiga berasal dari Provinsi dan Keempat berasal dari CSR para pelaku dunia usaha.

Dalam implementasi Pembangunannya ditekankan melalui Swakelola type I Pemberdayaan Masyarakat serta Swakelola type IV dengan Kelompok Masyarakat.

Dilarang mengalihkan pekerjaan utama kepada fihak lain atau diborongkan.

Menurut Camat Klojen bahwa keberhasilan Pembangunan yang paling utama adalah mampu merubah maindset atau perilaku kehidupan masyarakat dari yang buruk menjadi lebih baik.

Agar mendapatkan perencanaan Battom Up Planning perlu disarankan segera melaksanakan rembuk warga dalam bentuk pra musrenbang pada tataran RT/RW yang didampingi oleh team Faskel di masing-masing kelurahan.

Diharapkan musrenbangkel sudah harus berlangsung di bulan Januari 2020.

Terakhir jika pembangunan ingin terlaksana sesuai harapan, maka sejak rembug Warga hingga implementasinya haru8s menjunjung tinggi Transparasi dan akuntabilitas publik.

Demikian team KIM OBAMA melaporkan.

Impian Relokasi Puskesmas Bareng Segera Menjadi Kenyataan

Kemaren siang, 19 November 2019 pukul 11.30 para pengurus Forum Masyarakat Peduli Puskesmas (FMPP) Bareng didampingi kepala Puskemas Bareng yang lama dan yang baru telah mempresentasikan pengajuan relokasi Puskesmas Bareng dihadapan Bpk. Drs. H. Sutiaji Walikota Malang di ruang pertemuan Balaikota Malang.

Puskesmas Bareng memiliki wilayah kerja 4 Kelurahan yaitu Bareng, Kasin, Sukoharjo dan Gading Kasri. Rata-rata setiap hari kunjungan pasien tidak kurang dari 150 orang .

Sementara itu lokasi saat ini terletak didaerah perkampungan padat penduduk yang jalan masuknya melewati gang sempit. Tentunya sangat susah diakses bila menggunakan kendaraan motor, becak apalagi mobil Ambulance untuk mengangkut pasien gawat darurat.

Berkaitan dengan hal tersebut, muncul wacana rencana relokasinya terletak di wilayah RW I didepan SMA Kristen atau RW III di Jl. Terusan Ijen dekat Perumahan Ijen Nirwana. Kebutuhan lahan berdasarkan Permenkes idealnya minimal seluas 1000 m.

Adapun hasil pertemuannya, Bapak Walikota Malang memerintahkan Stafnya/ instansi terkait untuk segera mempelajari dan menindak lanjuti mulai mensurvey masing-masing lokasi hingga besaran anggaran yg dibutuhkannya.

Harapan dari bapak Walikota Malang pada tahun 2020 atau paling lama 2021 relokasi Puskesmas Bareng sdh dapat dimplementasikan.

Semoga impian masyarakat beserta fihak pengelolala Puskesmas Barengpun segera terwujud.

Kedepannya Puskesmas Bareng akan menjadi lebih baik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di 4 kelurahan.

Ternyata melalui Swadaya Masyarakat Plengsengan Retak dapat teratasi

Terkait dengan retaknya plengsengan di aliran sungai RT.05 RW III Kel. Bareng, telah dilakukan perbaikan dgn menggunakan *dana swadaya masyarakat sebesar Rp. 4.000.000,-.*
Pengerjaannya dilakukan secara gotong royong pada hari Minggu pagi tgl. 17 Nov 2019.
Mengingat menjelang musim penghujan telah tiba, bila tidak segera ditangani akan membawa musibah longsor yang lebih parah. Bukan hanya merusak bangunan rumah diatasnya, tapi kemungkinan juga akan menelan korban jiwa manusia.
Demikian disampaikan oleh Ketua RW III Dr. Yuni Hartono, M.Si kapada staff KIM OBAMA.

Regenerasi KIM Obama Kel. Bareng

Pada hari Rabu tgl. 13 November 2019 bertempat di aula Kel. Bareng jam 19.00 bbwi telah diadakan musyawarah untuk pembentukkan struktur organisasi yang baru.

Dalam rapat tersebut yang dibuka langsung dan dipimpin oleh Bapak Lurah Bareng Dwi Cahyono dan disaksikan oleh penggiat KIM kota Malang Ibu Pantja dan Bapak Ario serta Ketua KIM obama yang lama Bpk Muji.

Serta dihadiri oleh seluruh ketua RW diwilayah kel. Bareng dan calon KIM baru.

Secara musyawarah telah ditetapkan bahwa untuk ketua KIM Obama yang baru adalah Bpk. Jun. H ( ketua RW 03 ) untuk menjabat periode 2019 – 2022. Dengan disaksikan oleh seluruh para undangan makan dilakukan moment serah terima jabatan dari Bpk Muji selaku ketua KIM lama ke Bpk. Jun selaku KIM Baru.

Semoga dengan adanya regenerasi ini KIM Obama menjadikan lebih dikenal di Indonesia dan Dunia.